Wednesday, May 16, 2012

Penghijauan Kota yang tak Selalu Hijau




Di Indonesia, penghijauan di perkotaan pada umumnya dilakukan dengan tanaman yang cepat tumbuh, tidak mudah rontok, perakaran tidak merusak jalan dan umumnya hanya berwarna hijau. Tanaman belum dipilih jenis jenis yang daun atau bunganya berwarna warni pada titik titik tertentu ( eye catching ).


Sebagai pembanding bila kita berwisata di Jepang pada musim gugur, maka akan ditemui perubahan warna daun dari pohon-pohon tertentu yang ada di Jepang menjadi berwarna kuning, merah dan orange.





Pohon Flamboyan mempunyai bunga yang cerah diantara warna daun kehijauan   

Semuanya menjadi terlihat sangat cantik luar biasa, pemandangan di beberapa kebun/park, pegunungan-pun menjadi sangat cantik karena ditransformasi oleh warna-warna daun yang indah yang tidak seperti musim-musim lainnya.
Perubahan warna daun menjadi kuning, merah dan orange ini dinamakan dengan"Kouyou" atau lebih familiar disebut dengan "Momiji".

Bagi masyarakat Jepang, mengagumi"Momiji" di musim gugur sama seperti mengagumi "Cherry blossom" di musim semi. Kecantikan dan keindahan momiji dan cherry blossom begitu tersohornya hingga banyak tertuang dalam bentuk puisi dan lagu-lagu di negeri sakura. Begitu romantis dan menyentuh relung jiwa terdalam bagi para pemuja keindahan alam semesta..

"Momiji" juga merupakan salah satu daya tarik dari negeri sakura bagi para wisatawan manca negara. Hampir sama seperti cherry blossom, "momiji" ini dimulai setiap pertengahan bulan September, bergerak perlahan-lahan ke arah selatan dari Pulau utara Hokkaido hingga mencapai ketinggian lebi rendah menjelang akhir bulan November. Bahkan beberapa pohon masih tetap terlihat colorful di bulan Desember di sekitar Tokyo dan Kyoto.


Pepohonan dengan dedaunan warna warni 

Momiji atau Mapple tree banyak kita jumpai di beberapa  kebun/park, kuil-kuil, traditional park, taman kota, pegunungan-pegunungan ataupun area kampus yang ada di negeri sakura.
Satu pohon lagi yang juga sangat cantik adalah Ginkgo Tree, berwarna kuning menyala dan tinggi seperti pohon cemara. Biasanya ditanam di sepanjang jalan di beberapa kota di negeri sakura, di kuil-kuil, pura ataupun juga di taman kota. (*Perhatikan foto di sebelah kanan, itu adalah deretanginkgo tree yang ada di sepanjang jalan di kawasan meiji jingu, harajuku, Tokyo, Japan).

Kota Tokyo adalah kota yang mengambil ginkgo tree sebagai simbol mereka. Sehingga di musim gugur, Tokyo terlihat sangat cantik dengan deretan pohon ginkgo di sepanjang jalannya yang berwarna kuning menyala. 

Deretan pohon ginkgo tree yang ada di sepanjang jalan 
di kawasan meiji jingu, harajuku, Tokyo, Japan).

Pepohonan di Daerah Pegunungan
Jika di daerah perkotaan terkenal dengan Ginkgo Tree dan di daerah taman/kebun kota terkenal dengan Mapple Tree, maka di daerah pegunungan yang menjadi rajanya musim gugur adalah "nanakamado". Nanakamado ini adalah sejenis semak yang memiliki warna yang sangat spektakuler seperti halnya Mapple Tree, yaitu merah-kuning-orange.

Pemandangan dari"nanakamado" 
di Daisetsuzan National Park, Japan.



Bagaimana kalau di daerah tropis seperti Indonesia, pepohonan jenis apa yang bisa  terlihat indah warna warni seperti ini ?
Tanaman Pucuk Merah, Cassia, Flamboyan, Bougenville........... 

- Tanaman Pucuk Merah
Merah Hijau si Pucuk Merah

Tanaman yang dikenal dengan nama pucuk merah atau dalam bahasa latinnya bernama Syzigium oleina merupakan tanaman yang berciri khas memiliki daun yang berwarna merah dan hijau. Daun tumbuh rapat antara satu daun dengan daun lainnya. Tekstur daun halus dengan panjang daun berkisar 5 cm dan permukaan daun yang mengkilap. Saat daun masih pucuk dan muda, daun akan berwarna merah.
Kemudian warna daun akan berubah menjadi hijau saat daun semakin tua. Inilah alasan tanaman ini dikenal dengan nama pucuk merah. Tanaman ini akan selalu menghasilkan dua warna karena daun muda yang berwarna merah akan bermunculan sehingga warna tanaman menjadi hijau merah.
Indonesia menjadi salah satu negara tempat ideal bagi si pucuk merah karena tanaman ini sangat cocok hidup di daerah tropis. Diameter tanaman dapat mencapai 30 cm dengan tinggi mencapai 7 meter. Usia tanaman dapat mencapai puluhan tahun. Besarnya tanaman dapat membuat rumah Anda terlihat sejuk. Kerimbunan dan keunikan warna daun tanaman Pucuk Merah menjadikannya dipilih sebagai penghias rumah dan taman.
- Tanaman Cassia


cassia



Genus                 : Cassia
Spesies               : Cassia alata L.
Nama umum
Indonesia    :    Ketepeng cina, ketepeng kebo
Melayu        :    Gelenggang besar
Pilipina        :    Akapulko
Cassia alata
Biji kayu manis (Cassia seed) berasal dari tanaman yang pohonnya tegak lurus yang sering disebut kayu manis atau jue ming zi dan  merupakan tanaman asli dari daerah tropis. Jenis tanaman ini sangat populer di Cina dan tumbuh di beberapa provinsi, seperti Anhui, Sichuan, Guangxi, dan Guangdong.
Tanaman ini bisa tumbuh setinggi empat feet (1.2 m), bunganya berwarna kuning dan daun-daunnya besar berkelompok sejumlah enam daun setiap kelompoknya.
Bunganya mempunyai kelopak/ polong yang besarnya sekitar 20 centimeter (7.9 inchi) dan panjangnya berisi benih tanaman kayu manis.
Bijinya halus jika disentuh dan warnanya antara hijau agak coklat tua, kadang-kadang terdapat belang berwarna kuning.

Tanaman Flamboyan


Bunga ini bisa dikembangkan untuk ciri "Indonesia" disamping bunga Melati yang sudah eksis.Bunga Flamboyan mudah tumbuh di Indonesia dan dapat menyamai bunga Sakura di jepang.

Masa berbunganya memang tergolong jarang, sekali dalam setahun. Persisnya terjadi pada masa pancaroba, pera-lihan dari musim kemarau ke musim hujan. Saat itulah, bu-nganya bermekaran. Namun, karena tampilannya yang luar biasa menawan, orang selalu menanti dan merindukan kehadiran bunganya. Apalagi, setiap kali bunga bermekaran, akan tercipta suasana romantis, saat yang tepat untuk rendezvous. Itulah Flamboyan, pohon legendaris yang oleh kalangan pencinta tanaman hias dikenal sebagai “tanaman terindah di dunia”.

Terdapat banyak julukan yang diberikan orang sebagai bentuk kecintaan dan kekaguman terhadap bunga yang bernama Latin Delonix regia itu. Orang Indonesia menyebutnya flamboyan, yang diadaptasi dari kata flamboyant (bahasa Prancis) yang bermakna “cemerlang”. Kalangan ilmiah menyebutnya Royal Poinciana. Orang India menyebutnya dengan gulmohar. Julukan lainnya adalah “flame of the forest”, “flame tree”, atau bersama-sama dengan mawar dijuluki juga sebagai “queen of the flame”.
                    http://kumpulan.info/rumah/tips-rumah/44-tips/338-pucuk-merah.html
                    http://rickodwi.wordpress.com
                    http://amblogfree.blogspot.com

No comments:

Post a Comment